Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Manage Your Manager Part 13

Manage your manager part 13
Part sebelumnya bisa di klik di sini

cerita ini bakal end di wattpad-> indeenski
*****

Seorang namja tengah teduduk disebuah kursi dengan tangan yang ia tumpukan pada sebuah meja kayu bercat coklat muda di dalam ruangan tersebut, namja bermata bulat itu tengah memandangi sesuatu sejak setengah jam yang lalu tanpa ada perasaan bosan sedikitpun. Mungkin dari pada sekedar memandangi kata mengamati lebih tepat untuk menggambarkan apa yang tengah ia lakukan saat ini. Namja yang merupakan salah satu pemilik suara termerdu dalam boyband asuhan SM itu hanya terdiam dan sesekali memiringkan kepalanya seolah berfikir akan suatu hal. Jika ada sebuah garis lurus tergambar dari arah pandangan Kyungsoo maka akan terlihat namja lain yang tengah tertidur diranjang tingkatnya dengan posisi yang tampaknya tidak terlalu nyaman.

“Miran kembalilah” ucap bibir tebal Kai walupun ia masih terjebak didalam alam bawah sadarnya.

‘Sepertinya ada sesuatu yang salah dengan semua ini’ D.O menatap Kai dengan tatapan prihatin pada namja yang lebih mudah setahun darinya itu, wajah tampan namja bernama lengkap Kim Jongin itu tampak tertekan dan beberapa peluh mulai membasahi dahinya.

Beberapa saat yang lalu Kai pulang dengan wajah usut dan langkah gontai, pria dengan tinggi 183 cm itu  menjatuhkan dirinya di sofa tepat di sebelah D.O yang tengah menikmati apa yang ditontonnya dengan sekantung kripik kentang di tangan. Kyungsoo yang awalnya tak memperdulikan kehadiran Kai mau tak mau mengalihkan focusnya karna pertanyaan yang diajukan bocah laki-laki yang lebih muda darinya itu.

Pertanyaan-pertanyaan yang bisa dibilang sidikit tak penting dan tak perlu dipikirkan walau namja berkulit tan itu terlihat sangat ingin mendapatkan jawaban akan pertanyaan tersebut. Dan kini semua pertanyaan yang diajukan Kai mulai mengusik pemikiran D.O. 

-Setengah jam yang lalu-

“Kau ingin apa untuk makan siang?” suara Baekhyun terdengar di ujung telfon. Namja itu dan beberapa member lain memilih pergi berbelanja untuk mengahabiskan libur mereka sepanjang hari ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Manage Your Manager Part 12: Kai's Diary

Manage Your Manager Part 12
Special Kai's Diary.
part sebelunya Part11

dalam ff part ini akan berbeda dari diarynya Sehun karna selain akan bercerita dari sudut pandang Kai disini cerita dari MYM ttep dilanjutin makanya di tulis part 12.
(banyak banget Typonya dan sedikit panjang dengan jumlah halaman word 44 halaman, kriting-riting dah tangan gue, hehe maap ya gak pernah bisa gak ngeluh di setiap part wkwkwkwkwk kebiasaan buruk dindong)
uke lets gooo!! gogogo!!

___________________________________________________________________________________



KAI POV

“Akhirnya latihan ini selesai!” seorang pemuda dengan perawakan lebih kecil dariku berteriak girang ketika kami menyelesaikan latihan vocal untuk hari ini, siapa lagi kalo bukan Baekhyun Hyung yang sudah ribut dan terus berkata bahwa ia ingin segera beristirahat sejak tadi.

“Haaahhh!” aku menghela nafas panjang dan membenarkan snapback hitamku lalu berjalan gontai menuju pintu tanpa mempedulikan apa yang sedang di ributkan oleh member lain.

“Kau mau kemana?” Tanya D.O hyung ketika pengelihatannya menangkap sosok diriku yang hendak keluar dari ruangan.

“Aku ingin mencari udara segar di atas” ucapku sambil berlalu meninggalkan member lain yang masih menikmati waktu istirahat mereka.

“Jangan terlalu lama, kita harus pergi setengah jam lagi” teriak Xiumin Hyung dari sudut ruangan namun masih terdengar sangat jelas di telingaku.

Aku tak begitu menghiraukan teriakannya itu dan terus berjalan keluar ruangan. Sungguh aku merasa aku butuh sedikit ketenangan untuk saat ini, pikiranku terlalu kalut dan lelah karna sejak tadi terus berusaha untuk focus pada apa yang aku kerjakan walaupun sejujurnya dalam otakku hanya bisa memikirkan seorang gadis yang entah berada di mana, sungguh itu membuatku merasa tertekan.

‘Tingggg’ pintu lift yang aku tunggu terbuka, aku mengangkat kepalaku dan menatap kedalamnya sejenak, tak ada seorangpun dalam lift itu. Aku pun masuk kedalamnya dan menekan tombol yang menunjukan tingkat paling atas dari gedung ini. Aku menyandarkan tubuhku pada salah satu sisi ruangan berukuran sempit itu dan memejamkan mata.

“Hah!! Kurasa aku akan kehilangan kewarasanku” aku bergumam pada diriku sendiri saat bayangan wajah pucat Miran kembali muncul dalam otak ini entah sudah keberapa kalinya. Aku kembali membuka mataku untuk membiarkan pupilku menangkap cahaya.

‘Apa yang kira-kira sedang gadis itu lakukan saat ini? Apakah ia sudah sembuh atau justru.... agh! Ani! Aku tidak boleh menikirkan hal yang buruk! Ani!’ aku menggelengkan kepalaku berusaha menghilangkan pikiran buruk yang ada, jangan sampai semua pikiran buruk itu terjadi padanya. Aku mohon Tuhan lindungi gadis itu, sungguh jangan sampai ia terluka.

‘Tiingg’ pintu lift kembali terbuka tepat di lantai yang kuinginkan. Aku segera keluar dan menaiki beberapa anak tangga untuk menuju ke atap gedung ini, perlahan aku membuka pintu dan menemukan taman hijau yang selalu menjadi tempatku menenangkan diri atau sekedar menghapus rasa jenuh karna pekerjaan atau latihan yang terlalu padat.

Taman itu terlihat sepi tak sepeti biasanya, mungkin orang-orang terlalu sibuk dengan urusan mereka sehingga tak ada waktu untuk memandang hijaunya dedaunan. Entahlah aku terlalu engan memikirkan alasan mengapa taman ini begitu sepi. Mungkin ini justru lebih baik karna membuatku bisa leluasa melakukan dan meluapkan apa yang kuinginkan. Semua orang pasti akan lelah jika harus menutupi apa yang mereka rasa dengan sebuah senyuman seolah mengatakan semua baik-baik saja dan itulah yang aku lakuakan sejak kemarin, tersenyum untuk orang lain dan menekan perasaanku sendiri. Haha lucu sekali bukan?

Aku melangkahkan kakiku untuk menyusuri jalan setapak yang terbuat dari rangkaian batu alam, menarik nafas panjang berusaha membuang penat dalam pikiranku. Setapak demi setapak, perlahan-lahan namun tiba-tiba langkahku terhenti begitu saja ketika melihat salah satu bangku yang ada di taman itu, tepatnya pandanganku terpaku pada seseorang yang terduduk disana.

“Miran?” gumamku ketika kedua irisku menangkap sosok seorang gadis bergaun putih yang tengah terduduk dibangku taman berwarna coklat tua kemerahan yang ada di atap gedung SM Entertainment ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

K-POPers?! Oh No!: Variety Show

Gue milih variety show sebagai topik awal karena variety show itu berbahaya.

Percayalah nak itu berbahaya, karna sudah banyak korban yang terjerumus olehnya. Ini terlihat sepele tapi ini bisa menjadi awal pintu masuk virus-virus kpop dengan mudahnya tanpa kita sadari.

Banyak temen-temen gue yang awalnya gak suka k-pop akhirnya sekarang terjerumus kedalamnya hanya karna variety show. 

Masih gak percaya?  Gue kasih contoh deh.
Contohnya gak usah jauh-jauh, lo bisa liat gue *kalo gak keliatan berarti cinta lo kurang dalem cuy*.
Gue awalnya adalah gadis polos yang gak tau apa-apa *bokis banget* tapi sejak datang ke klinik tom peng eh maksudnya sejak nonton exo's showtime (salah satu variety show bb exo) akhirnya gue jadi bingung, karna terlalu banyak member dan bagi gue yang saat itu masih awam itu cowok-cowok mukanya sama semua, sipit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

K-POPers? Oh No (prolog)


-Tanda penting yang sering muncul-
* : kalo ada tanda bintang nongol itu berarti berisi komen atau hal gak penting dari gue, hati-hati itu bisa meracuni otak!.

( ): kurung ini gunanya untuk menjelaskan hal yang mungkin readers blom tau, tapi kalo udah tau ya gak usah di baca, gak papa adek ikhlas.

Typo: nah kalo ada typo muncul itu tandanya gue sedang mengetes kepekaan kalian akan kata-kata yang kalian baca, apakah kalian memperhatikan dengan sesama atau tidak, jika kalian berhasil menemukannya itu tandanya kalian sangat jeli *good job*

Terakhir adalah gak ada lagi, happy reading 😘😘
★★★

K-POPers? Ada apa dengan K-POPers? Kenapa? Wae? Ada apa dengan mereka? Apa Rangga meninggalkan Cinta di bandara begitu saja? Apa Cinta akan kembali pada Rangga? Kita tunggu saja lanjutanya dalam Ada Apa Dengan Cinta 2. Jangan lupa nonton ya! *gaya dadah-dadah miss world*

Oke gue serius sekarang. Ehem! Gue heran deh kenapa orang-orang *sebagian orang, gue gak teramsuk kok tenang ajah* sering memandang K-POPers itu sebelah mata? 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Manage Your Manager Part 11



Author               : DinDong
twitter               : @indeenski
Blog                   : dindongdeng.blogspot.com
Cast :
-EXO
-Shin Miran (OC)
Genre    : Brothership, Drama,  Romance
 WARNING! Part ini panjang banget! Happy reading all :* maaf hiatus *bow*
Yang sudah lupa karna authornya kelamaan hiatus ini link part sebelumnya:part 10

*************
“SHIN MIRAN!!” teriak namja bertopi hitam sambil sedikit berlari-lari kecil.

“SHIN MIRAN! KAU DIMANA?” teriaknya lagi dan lagi dengan wajah frustasi.

“Kai kau menemukannya?” tanya Tao pada namja bertopi hitam itu yang kini sudah berdiri tak jauh darinya.

Kai menggeleng pelan, dia benar-benar bingung kemana gadis itu pergi di pagi buta seperti ini.

“Ia juga tak ada di toko sekitar sini” Tao membungkuk dengan dengan menopangkan kedua tangannya pada lutut, berlari-lari kesana kemari sejak setengah jam yang lalu cukup untuk menguras energinya.

Drett.. dreettt...’ Kai merasa ponselnya bergetar dalam saku dan tak lama ponsel Tao juga berbunyi.

“Pesan dari Xiumin Hyung?” tanya Tao pada Kai, memastikan bahwa mereka mendapatkan pesan dari orang yang sama.

“Ya” jawab Kai tanpa mengalihkan padangannya dari ponsel.

‘Lebih baik kalian kembali ke dorm, kurasa Miran tak ada di sekitar sini sepertinya ia pergi dengan mobil sebab kunci mobil juga tak ada di tempatnya dan aku sudah mengecekya di tempat parkir’

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS